Posted in Traveling

Pantai Mutun Lampung

“Pernah ke pantai Mutun gak?” teman saya bertanya.

“Pantai Mutun di mana?” saya menjawab dengan pertanyaan lain.

“Astaghfirullah” teman saya menarik nafas panjang.

Maksudnya apa? Sebagai orang yang mengaku suka jalan-jalan tentu hal ini aib besar bagi saya. Teman saya menarik nafas panjang sepanjang jalan kenangan karena saya tidak tahu pantai Mutun dan belum pernah ke sana. Lalu saya pun sibuk mencari di Google maps untuk menemukan di manakah pantai Mutun. Saya pun kaget, ternyata dekat sekali dengan tempat saya tinggal di Bandar Lampung. Memang aib itu sudah sewajarnya ditimpakan ke saya.

mutun.jpg
Peta pantai Mutun, yang dilingkari Pulau Tangkil

Supaya aib itu tidak lagi menempel di badan saya, jadilah saya merencanakan untuk mengunjungi pantai Mutun di Minggu yang cerah ceria. Jangan tanya naik angkot apa arahnya ke mana, saya tiba di pantai hanya bermodalkan nebeng teman. Yang punya Google maps ikutin atau yang punya GPS ikutin saja. Pantai Mutun tidak jauh dari Bandar Lampung, hanya kira-kira 30 menit naik mobil. Mudah-mudahan anda beruntung tidak nyasar. Tidak lupa saya membawa bekal minum dan makanan untuk saya dan teman saya, malu dong udah nebeng masa minta makan dan minum juga.

Sampailah di pantai, masuk per orang 20 ribu rupiah. Jiaa mahal ya cuma masuk pantai doang, apalagi saya yang tidak bisa suka berenang. Memang saya perhatikan pantai-pantai di Lampung itu sudah banyak yang dikuasai oleh resort dan hotel. Sehingga jika hotel dibangun di tepi pantai rakyat jelata seperti saya tidak bisa lagi gratis masuk pantai. Pantainya masih kalah dengan pantai Pangandaran yang memang pantai satu-satunya saya kenal sejak kecil. Tapi beneran deh pangandaran gak ada duanya. Di pantai Mutun gak bisa main-main ombak dan berenang.

DSC_0003
Banyak ban sewaan untuk yang mau berenang, tapi berenang di mana?

Di pantai tersedia pondok-pondok tempat duduk yang pada awalnya saya kira gratis. Ternyata bayar 50 ribu rupiah hanya buat duduk doang. Jadi tadi bayar 20 ribu buat apaan? Ya sudahlah daripada bertengkar dengan penguasa pantai mending mencari tempat lain untuk bersantai. Tiba-tiba datanglah bapak-bapak menawarkan saya untuk menyeberang pulau Tangkil. Nah, daripada cuma duduk doang bayar 50 rebu mendingan naik perahu nyebrang pulau. Berapa harganya? 100 per perahu bolak-bolik, boleh bayar setengah tapi pulangnya berenang (kata bapaknya). Mahal bok…

DSC_0004
Mau naik perahu Putra Agung atau Restu Ibu?

Sepertinya jalan-jalan seperti ini memang tidak cocok untuk single atau double traveler, harus satu bus traveler. Isi aja tuh perahu 100 rebu tadi sampai penuh dijamin gak bakalan rugi.

Tapi saya punya ide cemerlang supaya tidak rugi (keluar bohlam dari kepala). Nah tuh kan banyak orang-orang datang rombongan berkeluarga-keluarga. Gunakan skill sosialnya, kan katanya manusia makhluk sosial bukan harimau yang sukanya hidup sendiri. Pura-pura apa kek, sampai berhasil menjadi bagian dari anggota rombongan tersebut. Siapa tahu kalau yang single bisa dapet gebetan keponakan atau adik keponakan keluarga tersebut. Minimal ditawari makanan dan minumanlah, bacang, lontong, atau peyek boleh juga tuh. Maaf otak gratisannya keluar juga. Setelah itu, ajaklah mereka menyebrang dengan perahu rame-rame. Kan lumayan kalau yang ikut ber-10 cuma kebagian bayar 10 rebu doang. Kalau mereka gak mau nyebrang? Ya nasib deh, tapi kan udah dapat lontong dan gebetan baru. Jadi gak rugi kan..

This slideshow requires JavaScript.

Ah sudahlah, rekomendasi lumayan. Agak mahal tapi sedikit keren pantainya. Pulau tangkil cukup lumayan apalagi kalau berhasil membujuk satu rombongan bersama-sama. Cukuplah untuk yang mau jalan-jalan ke sana kalau lagi bosen atau pengen suasana baru. Kalau saya hanya menghilangkan aib belum pernah ke pantai Mutun. Sekian.

Advertisements

Say something and leave your trace here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s