Posted in Relationship

Jangan cintai aku apa adanya

image
Gambar dari Google

Jangan cintai aku
Apa adanya
Jangan
Tuntutlah sesuatu
Biar kita jalan ke depan

Aku ingin lama jadi petamu
aku ingin jadi jagoan mu

Demikian sepenggal lagu yang dinyanyikan oleh Tulus dengan judul “Jangan Cintai Aku Apa Adanya”. Lagu yang enak didengar dan benar-benar memberikan inspirasi untuk saya.

Kembali ke pasangan Mirna dan Sukri, haruskah Mirna menerima kebiasaan Sukri yang suka telat hampir 2 jam setiap menjemput Mirna dari pasar? Sudah capek belanja sayur, berat-berat bawa sayur, janji dijemput jam 11 datang jam 1 siang. Kan sudah keburu kelaparan dan kehausan. Kalau Sukri ditegur Mirna karena telat, Sukti selalu bilang katanya kamu cinta, kamu harus terima aku apa adanya. Haruskah Mirna menerimanya? *tepok jidat

Berubahlah untuk menjadi dewasa

Tidak ada manusia yang sempurna dan kita tidak mencari orang yang sempurna untuk menjadi pasangan kita. Penerimaan apa adanya terhadap pasangan hanya yang berhubungan dengan hal-hal yang diberikan oleh Tuhan. Seperti kecantikan, keturunan, kekayaan, tanggal lahir, tahun lahir misalnya yang tidak mungkin diubah lagi. Kita belajar menerima ketidaksempurnaan pasangan kita supaya kelihatan sempurna. Ciaaah 😀 Tapi bagaimana dengan kebiasaan Sukri tadi haruskah dia berubah? Bagaimana jika pasangan kita suka berkata dan berbuat kasar, pemabuk atau selingkuh, haruskah kita menerimanya?

Ketidaksempurnaan yang berhubungan dengan kebiasaan buruk sangat mungkin diubah. Sebagai manusia yang seiring waktu menjadi tua, setiap hari kita juga harus berubah menjadi lebih dewasa. Jangan sampai kita menjadi tua yang hanya keriput tetapi kelakuan masih seperti anak-anak. Permintaan Tulus untuk tidak menerima dia apa adanya sangat menggugah saya, kita harus berubah menjadi lebih baik dan lebih dewasa.

Permintaan Mirna kepada Sukri untuk supaya tidak telat lagi tentu bukan sesuatu yang luar biasa. Sukri harus mencoba menjadi orang yang lebih baik untuk dirinya sendiri dan untuk Mirna. Begitu pula dengan dengan kebiasaan dan kekurangan lain, walapun pasangan tidak menuntut kita untuk berubah tetapi kita tidak ada salahnya kita harus selalu berusaha mengubah kebiasaan dan perilaku buruk.

Kita mencintai anak kita apa adanya, tanpa syarat apa pun. Tapi cinta di antara orang dewasa perlu dipelihara, seperti kebun perlu dipupuk dan disiram supaya terus tumbuh. Cinta orang dewasa dipelihara dengan kasih sayang, pengertian dan perhatian. Jadi jangan berlindung di balik cintai aku apa adanya demi mempertahankan kebiasaan dan kelakuan buruk, Tulus saja tidak meminta dicintai apa adanya. 🙂

 

Advertisements

14 thoughts on “Jangan cintai aku apa adanya

  1. I miss the most beautiful lady in the world. If I put rose beside her, even rose will be jealous of her beauty. I wrote your name in the sky, but cloud removes.
    I wrote your name on the beach, but the wave removes.
    So, I wrote your name in my heart,
    No one can remove it from.

    Liked by 1 person

      1. Nah kan coba dibaca posting saya tentang awt muda, bapak-bapak tidak suka dipanggil bapak haha. Tapi saya orang Indonesia sulit hanya memanggil nama, saya panggil Mas Rahman saja ya. 🙂

        Like

Say something and leave your trace here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s