Posted in Being myself, Sehari-hari

Meningkatkan produktivitas kerja (penelitian)

Kalau melihat prduktivitas teman-teman peneliti/dosen saya akhir-akhir ini saya jadi malu dan minder sendiri. Bagaimana tidak, mereka dalam beberapa tahun saja bisa mempublikasikan berbagai tulisan di jurnal Internasional dan bisa meraih gelar profesor dalam waktu singkat. Sedangkan saya, apalah saya dibandingkan mereka membuat saya minder untuk berkumpul dengan mereka. Saya  sekuat tenaga mengerjakan dan meraih semuanya sendiri dan sulit untuk bisa berhasil.

Saya bekerja setiap hari, saya sibuk setiap hari sampai saya sakit. Tapi saya mencoba berpikir apa yang saya selama saya kerjakan? Apa yang sudah saya raih dari pekerjaan saya? Saya mulai merindukan saat-saat sekolah yang hanya fokus penelitian tanpa memikirkan yang lain dan produktivitas saya sebagai peneliti berkembang secara penuh. Tapi masa itu sudah dilewati saya menerima kenyataan sekarang dan memperbaiki yang salah dalam cara bekerja saya selama ini.

Bekerja sebagai dosen/peneliti ada enaknya ada tidak enaknya. Enaknya pekerjaan bebas tanpa ada boss yang merintah-merintah. Tidak enaknya pekerjaan ditentukan oleh sendiri, produktivitas sendiri. Kalau tidak rekan yang bisa saling menyemangati bisa habis semangat dalam beberapa hari saja.

Saya nonton video di youtube untuk meningkatkan produktivitas bekerja, cukup logis dan akan coba saya lakukan. Nasihat pertama, mulai dari sekarang jangan banyak alasan. Saya capek, saya tidak semangat, saya tidak punya ide segera dihilangkan. Setelah semangat mulai kembali, pikirkan pekerjaan yang mudah dulu. Seperti kalau menyetrika (adalah pekerjaan yang sangat tidak saya sukai), biasanya dimulai dari baju-baju saya yang kecil dan mudah dulu.

Berhubung saya tidak punya rekan kerja yang seide dalam tema penelitan sehingga tidak ada teman diskusi sehingga saya harus memelihara semangat tersebut sendirian sampai akhir. Menurut video tersebut, bekerjalah secara cerdas. Jangan bekerja tanpa henti dari pagi sampai sore tapi selingi bekerja dengan istirahat. Saya coba akan bekerja 2 jam dan 15 menit istirahat atau sekedar jalan-jalan keluar mencari udara segar.

Selanjutnya menetapkan dedline tahunan, bulanan, mingguan dan harian sangat penting. Ini adalah hal yang sangat penting, kita mudah sekali teralihkan tanpa deadline. Itu yang saya lakukan waktu saya sekolah, dan sekarang sudah saya lupakan. 😥 😥 Tuliskan deadline di kalendar besar-besar warna merah supaya terlihat setiap hari bekerja. Tuliskan juga progress pekerjaanya, apa yang ingin dicapai dan apa yang sudah dicapai.

Dan yang terakhir, bekerja secara fokus dan tidak multi tasking. Nah ini lagi hal susah banget. Saya sudah buat jadwal harian pekerjaan saya tapi mudah sekali teralihkan oleh pekerjaan lain yang kadang tidak bisa ditolak. Rapatlah, pekerjaan administrasilah yang terkadang tidak penting. Sebagai dosen pekerjaan saya bukan hanya meneliti, tetapi juga mengajar, urusan dengan mahasiswa dan pekerjaan administrasi. Ditambah lagi urusan sosial media haha. Belum lagi pekerjaan di rumah dan anak, bagaimana kita tidak multitasking? Apakah itu bisa dijadikan alasan? Tapi saya lihat banyak ibu-ibu yang sangat hebat dan produktivitasnya sangat tinggi sebagai peneliti, mereka bisa menghasilkan penelitian-penelitian hebat tingkat dunia. Jadi itu bukan alasan sama sekali.

Mungkin strategi sementara: saya harus memutuskan untuk memilih meneruskan pekerjaan administrasi atau penelitian, sepertinya saya sudah capek dengan urusan birokrasi, politik gak penting dan administrasi. Jadi saya akan memutuskan berhenti mengurus administrasi. Disiplin bekerja  dan menentukan prioritas. Saya memang sama sekali tidak bisa bekerja multi-tasking.

Target dekat-dekat ini adalah menyelesaikan pekerjaan administrasi yang tertunda sebelum saya pamit (2 hari ini), membuat proposal peneitian untuk tahun depan (minggu ini), menulis jurnal nasional terakreditasi (bulan depan) dan bisa mengajukan naik pangkat. Selanjutnya pekerjaan rutin mengajar dan bimbingan mahasiswa. Huff itu saja sudah berat. Bismillah….

Advertisements

11 thoughts on “Meningkatkan produktivitas kerja (penelitian)

Say something and leave your trace here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s