Posted in Kerajinan

Crochet project #1

DSC_1023.jpg
My first crochet project, table cloth 🙂

Hi there, how are you guys? I am still alive :-D. Long time I didn’t update my blog, ya sometimes life is busy with much things, I want to tell you this time that I am learning crochet. Isn’t great?

When I learn knitting I really want to make lace and it is quite difficult to make lace by knitting method. So, I decided to learn crochet and my first project was making lace by crochet, and I did it. What do you think?

It was only combination of sc, dc, sl st, picot and ch. All are just basic methods of crochet and I made table cloth by all methods.

I enjoy crochet as I enjoy knitting and those are highly addictive. Happy crafting..

Posted in Random thoughts, Sehari-hari

Jika terjadi insiden di jalan tol

CWi_3uPUwAAWhsY.jpg

Hallo semua.. Selamat Idul Fitri ya maaf lahir batin. 🙂 Lama tidak ngeblog nih. Saya memang berusaha tidak menyentuh internet pada saat berkumpul dengan keluarga. Family time.. 🙂

Masih pada mudikkah? Saya sudah pulang ke rumah ni karena hari Senin sudah harus masuk kerja lagi, karyawan teladan dong. 😀 Adakah yang belum pulang mudik? Masih di perjalanan? Hati-hati di jalan ya. Macet di mana-mana membuat perjalan mudik menjadi melelahkan. Nah terutama jika terjadi insiden-insiden yang membuat perjalanan mudik menjadi sesuatu yang menakutkan.

Apa yang akan anda lakukan jika terjadi insiden di jalan tol? Misalnya terjadi kecelakaan atau mobil mogok atau pecah ban? Sudahkan anda mempersiapkan hal tersebut? Hal ini bisa terjadi kepada siapa saja lho.. Apa yang akan anda lakukan? Panik? Menangis? Berpikir?

Kalau terjadi insiden di jalan biasa banyak orang yang mungkin masih bisa menolong anda. Bagaimana dengan di jalan tol? Jauh dari mana-mana, walaupun banyak mobil lewat mana boleh mereka berhenti untuk menolong anda. Berikut tips kalau terjadi insiden di jalan tol:

  1. Jangan panik, ini penting supaya anda bisa berpikir.
  2. Jika terjadi mobil mogok atau pecah ban, segera pinggirkan mobil ke bahu jalan, nyalakan lampu hazard dan segitiga pengaman. Usahakan sepinggir mungkin, karena banyak orang-orang yang walaupun menyetir di bahu jalan terlarang tetap saja mereka menyelip dari kiri dari bahu jalan!! Orang Indonesia memang begitu, tidak sayang dengan nyawanya.
  3. Pastikan telpon anda menyala. 🙂 Hubungi no telpon info jalan tol: 14080 Bebas pulsa ya? Kayak begitu hehe. Tapi lebih baik jika mempersiapkan mengisi pulsa handphone anda sebelum perjalanan jauh.
  4. Setelah menelpon dan meminta bantuan, tunggu di mobil dan kunci mobil dari dalam. Pintu mobil dibuka jika dan hanya jika orang dari Jasamarga yang mau menolong anda meminta anda keluar. Cukup berbahaya terutama jika insiden terjadinya pada malam hari atau supir perempuan.
  5. Pokoknya tunggu bantuan datang ya.. Mereka pasti datang kok. 🙂
  6. Setelah pertolongan datang, kalau anda punya uang boleh memberikan tips kepada penolong anda sebagai tanda terima kasih.

Saya sih berdoa semoga perjalanan anda lancar selamat sampai tujuan, memang itu harapan semua orang. 🙂 Selamat pulang mudik.

Posted in Being a mom, Sehari-hari

Mendidik Anak Tunggal

image.jpeg
Hasil searching Google

Menjadi orang tua itu tidak mudah karena tidak ada sekolah formal yang khusus untuk mendidik anak. Biasanya orang tua hanya bisa melakukan trial and error. Kalau sesuatu dirasa salah jangan dilakukan lagi di kemudian hari, kalau benar teruskan. Pengalamanlah yang menajdi gurunya, entah itu pengalaman diri sendiri atau orang lain.

Mendidik anak tunggal tidaklah semudah yang orang bayangkan. Banyak tantangan yang dihadapi untuk membuat anak kita kelak menjadi mandiri, kuat dan berkarakter baik. Anak yang masa depannya berhasil bukanlah anak yang manja dengan segala fasilitas yang serba tersedia dan semua perhatian tertuju padanya. Anak seharusnya ditempa oleh kesulitan, kegagalan dan ujian, sehingga dia menjadi kuat kelak jika menghadapi ujian kehidupan di masa depan.

Jika memiliki anak lebih dari satu, secara alami anak bisa diajarkan untuk berempati, bekerja sama, berbagi, berdamai dengan konflik dengan sehari-hari bergaul sesama saudaranya. Anak tunggal identik dengan egois, manja, tidak perduli dengan orang dan banyak sifat buruk lainnya. Tentu saja saya tidak mau memiliki karakter demikian. Berikut tips mendidik anak tunggal yang secara jujur agak sulit untuk diterapkan. 🙂

  1. Jangan terlalu protektif. Karena memiliki anak hanya satu anak cenderung dilindingi berlebihan. Tidak boleh main keluar, tidak boleh lecet, apalagi benjol. Bisa dimengerti karena hanya memiliki hanya satu anak menjadi paranoid takut sekali kehilangan dia. Tapi dengan melindungi anak berlebihan anak menjadi kurang percaya diri karena segala masalah diselesaikan orang tuanya.
  2. Berikan anak tanggung jawab. Anak tunggal biasanya dimanja tidak perlu mengerjakam rumah seperti bersih-bersih atau memasak. Akibatnya anak kurang dilatih bertanggung jawab terhadap sesuatu. Berikan kesempatan anak bertanggung jawab dengan semua hal untuk dirinya dan membantu orang lain.
  3. Berikan kesempatan bersosilasis sebanyak mungkin. Anak tunggal tidak memiliki saudara untuk sekedar bermain atau bertengkar, sehingga perlu peran pengganti saudara untuk melatih keterampilan sosialisasinya. Dengan bermain dengan orang lain bisa melatih keterampilan sosialisasi dan empati, dengan bertengkar dan berdamai kembali akan melatih anak terlibat dengan konflik dan tahu bagaimana menyelesaikan sebuah konflik.
  4. Jangan turuti semua keinginan anak. Hal inilah yang membuat anak manja dan egois. Anak tahu kelemahan orang tuanya untuk menuruti semua keinginannya. Walaupun hal ini sangat sulit dilakukan tapi harus selalu kuat untuk selalu bertahan hanya memberikan sesuatu yang memang penting dan tidak memberikan yang diinginkan langsung saat itu juga. Latihlah anak untuk bersabar dan berusaha keras untuk mendapatkan sesuatu.
  5. Beri kesempatan anak mengambil keputusan. Keterampilan mengambil keputusan adalah keterampilan sangat penting di masa depan. Anak harus diajarkan untuk mengambil keputusan penting secara cepat, tepat dan bisa dipertanggungjawabkan. Jadi jangan selalu ambil alih pengambilan keputusan oleh orang tua, beri kesempatan melakukan kesalahan untuk bisa belajar dari kesalahan tersebut.