Posted in My cat, Sehari-hari

Komunikasi dua arah antara saya dan yu-chan

large

Bagi anda pecinta kucing bahasa kucing adalah bahasa yang tidak perlu kamus. Walaupun ada juga sih kamus sederhana bahasa kucing untuk cat lover pemula seperti gambar di atas. Karena sedari kecil saya memang selalu memiliki kucing, jadi saya sudah faham dengan bahasa mereka.

Konon katanya kucing mengembangkan bahasa sendiri dengan manusia yang bentuk komunikasinya berbeda dengan komunikasi antara sesama kucing. Tentu saja setiap kucing memiliki karakter masing-masing bagaimana dia menunjukkan bahasanya supaya bisa dimengerti tuannya. Bagaimana kita merespons bahasa tersebut selanjutnya kucing akan menentukan bahasa yang tetap khusus untuk tuannya.

Berkomunikasi dengan kucing mirip komunikasi dengan bayi. Para ibu biasanya sudah mengerti bahasa bayinya masing-masing, bagaimana bayi berusaha memberi tahu ibunya kalau dia lapar, basah atau ngantuk misalnya. Jika bahasa tersebut kurang mendapat respons dari ibunya, bayi akan mengembangkan bahasa lainnya yang bisa lebih dimengerti ibunya.

img_0100.jpg
Kucing jantan saya namanya moli ๐Ÿ˜€

Saya memiliki dua ekor kucing, jantan dan betina. Berghubung kucing jantan saya sering kelayapan melebarkan daerah kekuasaannya, jadi praktis kucing yang paling sering berinteraksi dengan saya adalah kucing saya yang betina: yu-chan.

DSC_0176_1.jpg
yu-chan ketika ngantuk dan dipaksa berpose untuk difoto

Keseharianย  yu-chan dengan saya

Entah kenapa yu-chan tahu waktu bangun tidur saya. Pada saat adzan subuh dia akan membangunkan saya dengan cara: menggaruk-garuk pintu kamar dan berseru “eowwww”. Jika anda tidak merespons panggilan tersebut kucing akan mengembangkan bahasa barunya. Jadi setiap yu-chan melakukan hal itu saya bangun dan membuka pintu untuk dia.

Setelah saya bangun, dia akan terus teriak eowww dan berlari ke tempat makan dan minumnya. Itu artinya apa? Itu artinya dia minta makan dan minum, mudah dimengerti kan? Setelah selesai makan dan minum jika dia pengen pup dan melihat pasirnya belum saya bersihkan dia akan teriak eowww lagi sambil berkeliling di sekitar kotak pasirnya. Setelah dibersihkan dalam waktu beberapa detik dia sudah bertengger di kotak pasirnya. ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€

Setelah kenyang dan lega setelah pup, kalau saya sibuk di dapur dia akan menunggu saya di dapur: diam tidak bergerak atau tidur. Setelah selesai pekerjaan di dapur, saya selalu menyempatkan bermain sama yu-chan. Hal ini penting untuk selalu menjalin kedekatan dengan kucing saya. Yu-chan hanya dan hanya mau nurut dengan saya.

Sewaktu bermain kucing sukan dielus di bagian leher dan belakang telinganya. Kalau sudah beanar-benar dipercaya dia akan memberikan perutnya untuk dielus. Dia akan guling-guling, mengeluarkan suara purrr, menggigit-gigit manha tangan saya atau mengibas-ngibaskan ekornya. Pokoknya saya bisa tahan berlama-lama main saya yu-chan deh dan lupa yang lainnya.

Yu-chan akan menunjukkan rasa tidak suka atau takut (jarang sekali marah) ketika bertemu orang yant tidak dikenal. Dia hanya akan masuk ke kolong-kolong dan diam di sana menunggu keadaan aman terkendali. Oh ya yu-chan mengerti namaya, dia akan datang kalau namanya dipanggil. ๐Ÿ™‚

Advertisements

4 thoughts on “Komunikasi dua arah antara saya dan yu-chan

Say something and leave your trace here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s