Posted in Random thoughts, Sehari-hari

Yoga class: my first time

image.png
Mbak Ima izin pake fotonya ya, biar orang-orang tahu pose keren headstand mbak Ima πŸ˜„πŸ˜„ (Istribulebagus)
Setelah banyak berkeliling membaca blog teman-teman sesama blogger mupeng juga lihat pose head stand-nya mbak Ima yang kece badai. Saya mau ikut yoga juga.. Tapi alasan utamanya tentu saja demi kesehatan ibu-ibu. Sudah banyak tentunya yang membahas tentang manfaat yoga untuk kesehatan: media relaksasi, meningkatkan imunitas, fleksibilitas, melancarkan peredaran darah dll. Yoga ini juga cocok untuk semua kalangan sebenarnya, teruatama cocok untuk ibu-ibu setengah tua seperti saya yang tidak lagi berminat mengikuti kelas zumba. Saya juga bosen olah raga di rumah sendirian, cari suasana baru dan belajar sesuatu yang baru.

Menurut saran mbak Ima nih bahwa saya harus punya guru yoga. Walaupun kelihatannya hanya stretching-stretching gitu tapi ada teknik yang benar untuk melakukan pose-pose yoga. Hal ini untuk menghindari cidera dan tentu saja dengan cara yang benar baru bisa mendapatkan manfaatnya. Berhubung guru yoga mbak Ima adalah sumainya sendiri, nah kalau saya harus keliling Lampung dulu untuk mencari guru yoga.

Setelah saya searching guru yoga seantero Lampung akhirnya ketemu juga, di club Verde Bandar Lampung. Konon katanya fitness centre ini paling besar dan paling lengkap. Mulai dari gym, jogging track, futsal, kolam renang, spa, studio tari dan tinju dan yoga. Sayapun datang ke sana…

Tempatnya keren, tapi agak nyempil gitu. Saya agak bingung aja gimana orang-orang nyampe ke sana kalau harus naek angkot. 😁😁 Tapi ternyata rame banget orang-orang yang datang ke sana. Saya pun bertemu mbak-mbak penjaga Verde. Saya bilang “Saya mau ikut kelas yoga”. Eh mbak itu malah nawarin paket segala hal dan harganya ujubune, mahal. “Maaf mbak saya hanya butuh yoga beberapa kali seminggu”. Lah mbak itu gak lihat apa umur saya. Gak mungkin kan saya datang ke situ, pagi yoga, siang ke gym, sore tinju dan malam berenang. Emang saya apaan… Akhirnya saya diberi juga paket khusus kelas yoga. Jadilah saya member yoga Verde. 😍😍

Pertemuan pertama

Saya datang 30 menit lebih awal dari jadwal untuk melihat situasi dan kondisi. Sebagai pemberitahuan pertemuan pertama adalah kelas yoga basic. Tahu dong ini adalah pertemuan pertama kelas yoga saya, gak mungkin saya langsung melakukan backbend kayak mbak Ima. πŸ˜‚πŸ˜‚

Kemudian datanglah peserta satu persatu. Seperti dugaan saya semua peserta ibu-ibu. Sepertinya memang kalau kaum bapak-bapk tidak terlalu berminat dengan yoga. Kelihatan kurang macho aja gitu kali ya. Tidak kelihatan olah raga. Bagus juga sih saya jadi lebih nyaman narik-narik anggota badan tanpa kehadiran kaum bapak-bapak. Gurunya pun mbak-mabk cantik masih muda.

Gerakan awal, belajar napas. Hah napas aja harus belajar, ini napas versi yoga bu, tarik napas kembungkan perut, keluarkan napas kempiskan perut… Kata guru yoga begitu. Selanjutnya dimulai dengan gerakan yoga basic. Nah ini bagian fun-nya, gurunya menyebutkan nama-nama gerakannya tapi tidak ada satu pun yang saya ingat haha. Kapan-kapan deh saya bahas satu persatu kalau sudah fasih.

Semua gerakan mungkin karena basic terasa nyaman dan mudah, yang jelas tidak ada backbend alhamdulillah. Tidak terasa satu jam berlalu yang diakhiri dengan bagian yang paling mudah dan saya suka, relaksasi. Cuma merem dan terlentang, mudah kan? Selesai..

Setelah selesai latihan saya pun berbincang-bincang dengan gurunya sambil kenalan. Komentar gurunya, “sudah pernah yoga sebelumnya?”

Saya jawab “Belum pernah, tapi saya pernah belajar dance”. Maaf gak tanya, mungkin guru saya pikir begitu.

“Badannya flexible banget lho, kayaknya gennya memang punya badan flexible ya”.

“Hmmm, really?” “Minggu depan sudah boleh belajar backbend dong…”. 😬😬😬😬 😎😎😎

Advertisements

12 thoughts on “Yoga class: my first time

  1. Horeeee ada fotoku πŸ˜πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…
    Ngakak guling2 pas baca yg bagian *sudah prnh yoga? Nggak tp prnh dance”gak tanya πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…
    Ea yoga bernafasnya mmg kudu belajar πŸ˜… kembung kempiskan perut tuh klo dah ahli bisa sampe perutnya masuk banget loh ! Di indo mgkin blm ada yoga for mens disini udah biasa yan…

    Liked by 1 person

Say something and leave your trace here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s